PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KEHAMILAN RISIKO TINGGI DI PUSKESMAS PULOREJO KABUPATEN JOMBANG
Keywords:
High-Risk Pregnant Women, Knowledge, Health PromotionAbstract
Background: High-Risk Pregnancy is an emergency during pregnancy or childbirth. Early detection of pregnancy is an effort to prevent high-risk pregnancies in pregnant women. The cause of high-risk pregnancies in pregnant women is the lack of knowledge of mothers about pregnancy. Knowledge of pregnant women about high-risk pregnancies can reduce unwanted risks during delivery.Research Objectives: To describe the level of knowledge of pregnant women about high-risk pregnancies with a health promotion approach. Research Methods: using a cross-sectional approach. The population of pregnant women was 185 high-risk pregnant women in the 1st and 2nd trimesters in February-May 2022. The sampling technique used purposive sampling. The research sample was 127 pregnant women at the Pulorejo Health Center, Jombang Regency. Results: Most pregnant women have a sufficient level of knowledge, 82 people (64.6%) Conclusion: Knowledge of pregnant women has a sufficient level of knowledge. Suggestion: it is hoped that the provision of health promotion to increase knowledge of pregnant women is carried out during pregnancy by midwives in collaboration with health promotion officers
Downloads
References
Afrianto, H. (2018) ‘Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dalam Penatalaksanaan Gizi Buruk Di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Deli Tahun 2018’, Journal of Linguistics, 3(2), pp. 139–157. doi: 10.18041/23823240/saber.2010v5n1.2536.
Ariknto, Suharsimi. 2016. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: EGC Bartini, I. 2012. ANC Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil normal. Yogyakarta: Nuha
Medika.
Depkes RI, 2012, Surve Demogravi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 AKI. Jakarta. Depkes RI, 2009, Buku Kesehatan Ibu Dan Anak, Jakarta: Departemen Kesehatan dan
JICA.
Depkes RI. (2010). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2009. JAKARTA: Kementrian Kesehatan RI.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur., (2020) ‘Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2019’, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah., pp. 1–123. Available at: www.dinkesjatimgprov.go.id.
Dinkes Jawa Timur (2020) ‘Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2019’, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, pp. 1–123. Available at: www.dinkesjatengprov.go.id.
Dinkes Jombang (2017) ‘Profil Kesehatan Kabupaten Jombang Tahun 2017’, Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, pp. 82-88.
Fajriyah, N. (2008). Gambaran Karakteristik Ibu. Jakarta: Fakultas Kesehatan Masyarakat Indonesia.
Fitriani, E. (2014). Efektifitas Pendidikan Kesehatan Tentang Kehamilan Resiko Tinggi Terhadap Pngetahuan Ibu Hamil. Jurnal Ilmu Keperawatan, Vol. 1, No. 2.
Gultom, D. and Pinem, M. N. (2018) ‘Pengaruh Promosi Kesehatan Dalam Meningkatkan Perilaku Pasangan Usia Subur Terhadap Keikutsertaan Dalam Program Kelurga Berencana’, 4002.
Hardianty, Ellyzha, dkk. (2012). Pendidikan Kesehatan Tentang Deteksi Risiko Tinggi Kehamilan Terhadap Pengetahuan Suami Dalam Pendampingan Ibu Hamil di Desa Candi Mulyo, Jombang. Jurnal Kebidanan STIKES Insan Cendekia Medika Jombang. Vol 4, No 1. Tahun 2012.
Hutabarat, R. A., Suparman, E., & Wagey, F. (2016). Karakteristik Pasien dengan Preeklampsia di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jurnal E-Clinic (eCl), 4(1), 31–35.
Hoetomo. 2005. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kehamilan. Rineka Cipta, Jakarta. Indrawati, N.D. (2016). Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Resiko Tinggi
Dengan Penyuluhan Berbasis Media. Universitas Muhammadyah Semarang.
Kementrian Kesehatan RI. 2013. Profil Kesehatan Indonesia 2012. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.
Kusparlina, E.P. (2016) ‘Hubungan Antara Umur Dan Status Gizi Ibu Berdasarkan Status Gizi Ibu Berdasarkan Ukuran Lingkar Lengan Atas Dengan Jenis BBLR’, Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes.1:21-26.
Ningrum, N. B. (2018) ‘Hubungan Usia Ibu, Jarak Kehamilan, dan Aktivitas dengan Kejadian Abortus di Rumah Sakit Baptis Batu’, Jurnal.Unitri.Ac.Id, pp. 10–18. Available at: https://jurnal.unitri.ac.id/index.php/biomed/article/view/1781. Noviyanti Unini.P. 2015. Pengetahuan, Sikap Dan Pemanfaatan Buku Kia Oleh Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas I Denpasar Selatan. Universitas Udayana
Denpasar.
Putri, G. N., Winarni, S., & Dharmawan, Y. (2017). Gambaran Umur Wus Muda dan Faktor Risiko Kehamilan Terhadap Komplikasi Persalinan atau Nifas di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (EJournal), 5(1), 150–158.
Purwanti, I. A., Indrawati, N. D. and Adhiatma, A. T. (2018) ‘Penyuluhan Tentang Kehamilan Risiko Tinggi’, Jurnal Pengabdian Kesehatan, 1(2). doi: 10.31596/jpk.v1i2.11.
Qurniyawati, E., Murti, B. and Tamtomo, D. (2014) ‘Hubungan usia ibu hamil, jumlah anak, jarak kehamilan dengan kejadian kehamilan tidak diinginkan di BPM Titik Hariningrum, Kota Madiun’, Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 8(5),
pp. 229–234.
Sari, A. et al. (2018) ‘Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Dengan Pendekatan Promosi Kesehatan Menggunakan Wahtaspp’, Jurnal Ilmiah Bidan.
Syahda, S. (2018) ‘Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Tentang Risiko Tinggi dalam Kehamilan Dengan Kejadian Risiko Tinggi Dalam Kehamilan Dengan Kejadian Risiko Tinggi Dalam Kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Kampar’, Jurnal Doppler Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, 2(2), pp. 57- 58 (1–6).
Tombokan, S., Bokau, J. and Tuju, S. (2016) ‘Pengaruh Promosi Kesehatan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil’, Jurnal Ilmiah Bidan, 4(1), p. 91488.
Ummah, F. (2015). Kontribusi Faktor Risiko I terhadap Komplikasi Kehamilan di Rumah Sakit Muhammadiyah Surabaya Tahun 2014. Jurnal Keperawatan SURYA. Vol 7, No 1. April 2015.
Wulandari, E dan Wijayanti. (2014). Hubungan antara Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan dengan Sikap dalam Deteksi Dini Komplikasi Kehamilan di Wilayah Puskesmas Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Keperawatan AKPER 17 Karanganyar. Vol 1, No 2. Tahun 2014





